Ku tak kan lelah berharap, demi hidup kubergerak
Ku kan singkirkan jauh prasangka dalam hidup yang tak nyenyak
Langkah demi langkah kuambil pasti
meniti indahnya esok yang selalu kunanti
Ku tak lelah berharap kepada Tuhan yang kupuji
Dia menemani dalam penataan jati diri
menghiasi hari-hari
Kuserukan asma indah dari bibir ini
bertutur kalimat-kalimat suci
menanti ajal menjemput diri
Ku tak lelah berharap menanti datangnya sang mentari
Dia yang menerangi walau hidupku sendiri
Akankah terbuka untukku pintu surga yang kunanti?
meski diri ini luka karna duri
kusayati tubuhku sendiri
Ku tak kan lelah berharap, akan datang padaku penawar lara ini
segera, meski ku telah mati
persembahan cinta untuk sahabat-sahabat kami,
Bagus Nugroho, Errystiana Novitasari, dan Fahmy Ramadhan